Feedback Form
Azwar weBlog versi Dynamic View (chose your like):

Flipcard | Mosaic | Magazine | Sidebar | Snapshot | Timeslide

Azwar weBlog

14 June 2011

Kelinci "Mutan" Lahir Tanpa Memiliki Telinga [Video]


Peristiwa gempa bumi yang melanda Jepang Maret lalu yang berkekuatan 8,9 skala richter mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan yang paling berbahaya adalah radiasi nuklir. Bocornya reaktor nuklir Fukushima akibat gempa mulai menimbulkan dampak mutasi. Salah satunya, dengan ditemukannya kelinci yang lahir tanpa telinga di dekat reaktor nuklir Fukushima.

Sang pemilik kelinci, Yuko Sugimoto (56 tahun) menemukan bayi kelinci (dari total 21 kelinci) yang lahir 7 Mei lalu tanpa memiliki telinga seperti halnya kelinci pada umumnya yang memiliki telinga yang panjang. Walau level kerusakan akibat bocornya reaktor nuklir masuk kategori berbahaya, belum diketahui apakah kelinci “mutan” itu terkait langsung dengan radioaktif dari reaktor Fukushima.

Kelinci ini sempat menjadi perhatian media setempat dan masuk dalam majalah mingguan. Berikut video kelinci "mutan" tanpa memiliki telinga, watch below!






Ahli radiologi dari Universitas Colorado, F. ward Whicker, menyebutkan bahwa radiasi bisa berdampak mutasi yang bisa dilihat setelah proses kelahiran. “Selain itu, bisa juga karena bahan kimia di sekitar lingkungan, dan faktor lain yang menyebabkan mutasi,” jelas Whicker. Tetapi seperti disebutkan diatas, belum diketahui apakah kelinci "mutan" tersebut terkait dengan radioaktif dari reaktor nuklir yang bocor atau tidak. Bagaimana menurut anda?

Via Sciencenewsblog

Artikel Terkait

Post a Comment

Facebook Follower

Terima Kasih

Blogger
The Professional Template Designed by Ourblogtemplates.com
Banner Header Image by Ebsoft
E-mail me at:
azwaramril@gmail.com
Azwar Amril - Find me on Bloggers.com
Thank you for visiting my weBlog, See u soon
Copyright © 2005-2013 Azwar weBlog

Pesan Anda


  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP